Tabayyun


Apakah antum termasuk orang yang suka dengan berbagai macam keilmuan dalam agama..? Apakah antum merupakan seorang yang mengaku sebagai aktivis dakwah yang mencoba selalu menjaga lisan-lisannya dari membicarakan keburukan-keburukan orang lain..? Apakah keburukan itu ada (gossip) atau malah keburukan itu tidak ada sama sekali (fitnah).  Apakah antum termasuk orang yang bisa melakukan segala sesuatu amal dengan dasar keilmuan yang selama ini antum akui kepada khalayak kalo antum menguasai ilmu agama tersebut..? apakah antum termasuk  orang-orang yang mengatahui sedikit saja tentang fiqh dalam bermuamalah dengan manusia yang merupakan implementasi dari Hablum Minan Naas yang merupakan turunan dari Hablum Minallah..?

Diluar dari pada komunitas ikhwah kalo boleh kita sedikit meneropong kesana. Para tokoh-tokoh masyarakat, pentolan-pentolaan yang sering tampil ke permukaan atau orang-orang terkenal lainnya seperti aktor, penyanyi dan lain sebagainya selalu menjadi pembicaraan sia sia dari para penggemarnya atau yang membencinya. Semua hanya ketidak berdayaan untuk mengetahui hal apa gerangan yang terjadi sebenarnya pada orang yang sedang dia senangi, suka, kagumi, bahkan dicintai (muyul bahasa ikhwahnya) pada proses kehidupan yang sedang di jalanin oleh orang yang tidak dekat sama sekali dengan dia, bahkan orang yang di bicarakan itu sama sekali tidak kenal dan belum tentu mau kenal dengan dia. Jadi mereka coba menerka-nerka dan mengambil kesimpulan sendiri kemudian menyampaikan kesimpulannya sendiri pada khalayak ramai.

Nah, fenomena diatas adalah fonomena manusiawi yang pasti ada di sekelompok manusia yang menamakan mereka ikhwah atau aktifis dakwah. Ya itu adalah salah satu kelompok yang antum sekarang berada dalam pusarannya. Islam mengenal dengan sebuah proses yang namanya Tabayyun sehingga akan menghasilkan Bayyana atau kita lebih sering mendengarnya Bayyanat. Dari sisi bahasa Bayyana memiliki arti menerangkan sedangkan Tabayyun artinya meminta keterangan. Siapa yang memimta keterangan? Di tulisan Ta-Bayyun ada huruf Ta” yang merupakan kalimat (dalam bahasa arab kalimat itu adalah kata) pengganti bagi orang kedua yaitu: kamu laki-laki; kamu perempuan; kamu laki-laki 2 orang; kamu perempuan 2 orang; kalian (jama’ dalam bahasa arab jika lebih dari 2 orang).

Dari segi istilah Tabayyun bisa diartikan memintai keterangan terhadap orang pertama mengenai perkara perkara yang belum jelas kebenarannya karena tidak cukup bukti atau saksi sedangkan perkara tersebut merupakan keburukan terhadap orang pertama dan menimbulkan fitnah jika perkara-perkara tersebut ternyata tidak benar, dan menjadikan si sumber cerita menjadi melakukan fitnah. Sedangkan untuk hal saksi sendiri dalam islam tidak cukup hanya dengan satu orang saksi. Sedangkan untuk menjadi seorang saksi juga bukan merupak perkara yang mudah, si saksi harus orang yang amanah dan tidak memiliki kepentingan terhadap permasalahn tersebut.

Setelah mengetahui apa fungsi dan maksud dari proses Tabayyun mengapa kita sebagai orang yang selalu menampilkan akhlak yang baik tidak bisa melakukan proses tabayyun itu terhadap kominitas kita sendiri. Acapkali proses ini terlupakan terhadap perkara-perkara yang menimbulkan fitnah sehingga membuat orang yang merasa di fitnah tidak lagi nyaman berada di antara orang-orang yang mengaku dekat dengan tuhan dan selalu mengkampanyekan “Biarlah Allah swt sajalah yang ada di hati saya”, “Biar Allah swt saja yang menjaga saya”. Kalimat tersebut selalu mantap di ucapkan dari bibir yang belum tentu bersih dari kalimat-kalimat yang ternyata menyakiti hati saudara kita dan menimbulkan fitnah. Dan hal itu dengan senang hati kita lakukan dan senang ketika semua orang tau keburukan-kebutukan orang lain.

Padahal dalam islam kewajiban seorang muslim itu adalah saling mengingatkan, bukan saling memfitnah dalam kesalahan orang lain. Perumpamaan orang yang memfitnah adalah orang yang dengan senang hati memakan bangkai saudaranya sendiri sedangkan hewan sekalipun tidak mau memakan bangkai dari jenisnya sendiri.

Bagaimana jika beritanya benar bukan fitnah..? manusia itu bersifat latah dan senang ketika melihat orang lain percaya terhadap apa yang di sampaikannya. Kewajiban sesama muslim itu adalah selalu menjaga aib dari saudara2nya. Kekhilafan dari manusia itu merupakan suatu keniscayaan. Dan kadang kesalahan yang terlihat bagi kita ternyata itu hanya di lihat dari sudut pandang kita pribadi saja. Sebagai contoh, mungkin kita bisa mengatakan memakan ular itu haram. Ternyata yang terjadi adalah orang tersebut memakan ular ketika ada di hutan. Dan masih banyak contoh lainnya. Jadi segala sesuatu itu butuh fiqh dan asbab dari kenapa perkara itu di lakukan oleh seseorang.

Sekarang jika berita itu benar, terus untungnya apa untuk kita menyebarkannya, dan apakah kita lupa: barang siapa yang menjaga aib saudaranya maka aibnya akan dijaga di dunia dan di akhirat. Kadang-kadang kita sering beralasan, “ ya karena saya perhatian dan sayang sama saudara saya dan tidak mau dia lebih tergelincir lagi berbuat sesuatu, makanya saya coba memberi tahu antum untuk diskusi dan kita cari cara penyelasaiannya bersama-sama”. Kadang kadang kita suka membenarkan dalil-dalil yang membikin kita merasa tenang melakukan kesalahan dan merasakan kesalahan yang kita lakukan itu adalah benar dengan adanya alasan tadi.

Sebagai bahan evaluasi bagi jamaah yang mana kita berada di dalam barisannya insyaallh. Kenapa berjamaah itu lebih mahal dan tidak bisa di beli dengan apapun. Karena jamaah itu dibangun dengan saling nasehat menasehati dengan cara yang ahsan tanpa ada rasa dan kecendrungan terhadap suatu masalah dan saling menghormati dan dewasa dalam menghadapi segala kekurungan yang pasti muncul dimana-mana. Dalam menghadapi kekurangan dan kesalahan dari setiap anggota dari jamaah tersebut kita sudah di berikan tools  untuk menjaga keutuhan dan kenyamanan dalam menghuni jamaah ini yaitu, Tabayyun.

Wallahualambishawab.

http://rifki.web.id/index.php/artikel/50-tabayyun

Advertisements

Tinggalkan komentar kamu teman's,..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s