Peran Manajemen Konstruksi Sebagai Faktor Peningkatan Nilai Tambah Pembanguna di Bidang Kontruksi


Dengan meningkatnya populasi di Indonesia, pembangunan gedung, jalan, sarana perhubungan serta infrastruktur lainnya juga turut meningkat dari tahun ketahunnya hal ini terbukti dengan nilai proyek pembangunan pada tahun 2008 mencapai 71,9 trilyun rupiah dibandingkan pada tahun 2004 sebesar 39,05 trilyun rupiah.1

Table I-1 Nilai Konstruksi Yang Diselesaikan Menurut Jenis Pekerjaan, 2004 – 2009

Jenis Pekerjaan

2004

2005

2006

2007

2008

2009*

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

 

 

 

 

 

 

 

 

Konstruksi Bangunan Gedung

4,795,995

7,495,904

9,305,172

9,305,172

9,305,172

9,305,172

Konstruksi Bangunan Sipil

18,581,659

20,701,163

22,069,558

22,069,558

22,069,558

22,069,558

Konstruksi Khusus

103,114

114,635

431,511

371,544

371,544

371,544

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TOTAL

39,050,643

56,004,537

67,317,918

71,943,309

71,943,309

71,943,309

*) Angka Sementara (dalam 000.000 rupiah)

Kondisi ini membuat kita optimis akan perkembangan yang terjadi pada sektor usaha jasa konstruksi dimasa yang akan datang. Namun demikian sebenarnya nilai tambah ini dapat ditingkatkan lebih besar lagi, sehingga kontribusi sektor konstruksi akan dapat lebih ditingkatkan lagi dalam Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Pruduct) atau PDB.

Yang menjadi pertanyaan sampai saat ini, bagaimana meningkatkan upaya agar sektor  jasa konstruksi dapat berperan lebih besar dalam meningkatkan PDB. Untuk dapat meningkatkan nilai tambah tersebut maka perlu dilakukan efisiensi disegala sektor kegiatan proyek, dengan jalan meningkatkan kemampuan dan penguasaan terhadap :

  1. Teknologi
  2. Manajemen konstruksi dan
  3. Informasi

Memang, penguasaan Teknologi maupun Manajemn bukanlah satu-satunya factor yang sangat menentukan kualitas manajemen kontraktor Indonesia, masih banyak faktor yang lain seperti etos kerja, kebijaksanaan pemerintah, iklim usaha dan faktor sosial budaya lainnya.

Bangunan gedung yang memiliki urutan kedua pada nilai pertumbuhan konstruksi  setelah bangunan sipil menjadi sebuah bahan penelitian yang menarik dengan melihat mulai banyaknya gedung-gedung bertingkat yang bermunculan di kota-kota maju dan berkembang seperti di DKI Jakarta dan provinsi lainya.

Melihat lebih detil pada pekerjaan konstruksi gedung itu sendiri yang seluruh pekerjaannya melingkupi hampir keseluruhan aspek bidang keteknik sipilan, yaitu struktur, plumbing, tanah, geoteknik dan terakhir manajemen konstruksi didalam perencanaan teknis strukturnya.

Untuk mendapatkan struktur gedung yang tepat perlu dilakukan analis dan perhitungan yang detail dan menyeluruh, hal ini dikarenakan adanya hubungan saling ketergantungan dari banyak aspek dalam pelaksanaannya. Sehingga dibutuhkan ketepatan dan keahlian seorang manajer konstruksi untuk memanajemen keseluruhan pekerjaan tersebut. Construction Management Association of America (CMAA) menyatakan bahwa ada tujuh kategori utama tanggung jawab seorang manajer konstruksi, yaitu perencanaan proyek manajemen, manajemen harga, manajemen waktu, manajemen kualitas, administrasi kontrak, manajemen keselamatan, dan praktik profesional.

Dalam tahapan proyek dimulai dari perencanaan teknis sampai pada pelaksanaan pembangunan gedung ini, diperlukan suatu manajemen konstruksi yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas proyek. Penerapan manajemen konstruksi yang signifikan adalah pada penjadwalan dan pengendalian proyek. Penerapan menejemen konstruksi baik perkiraan jadwal  maupun biaya sangat bermanfaat, karena dapat memberikan peringatan dini mengenai hal-hal yang mungkin akan terjadi pada masa yang akan datang. Dan salah satu cara pengendalian biaya dan waktu adalah analisa nilai hasil (earned valueanalysis) yang dapat mengintegrasikan biaya dan waktu secara tepat, untuk itu dalam melakukan pengendalian biaya dan waktu terhadap proyek yang sedang berjalan  mengetengahkan cara analisa tersebut.

1 Sumber Biro Pusat Statistik-Jakarta, 2011

Advertisements

Tinggalkan komentar kamu teman's,..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s